dear... my best friend...
apakah lo tau kalo kata2 lo itu sanggup membuat gue terdiam?
apakah lo tau kalo kata2 itu membuat gue kecewa??
ternyata selama ini segala kekhawatiran, perhatian, pengertian selalu di anggap salah sama elo..
gue sama seperti keluarga lo, yang selalu care n mau yg terbaik buat elo
gue tau gue ga ngalamin kebahagian, kesedihan yg lo alami..
gue tau itu hidup lo
dan kemarin2 gue pun berusaha untuk tidak mengeluarkan pendapat2 gue, cm bertindak sebagai pendengar yg baik...
tapi lo tetap memaksa gue untuk mengeluarkan dukungan dan persetujuan gue atas segala tindakan lo...
maaf.. gue tidak bisa.. karena itu bukan pribadi gue...
ingat d saat gue menggelengkan kepala tanda gue tidak bisa mendukung keputusan gila itu?
dan lo marah dan tidak bisa terima ...
lo juga menyalahkan gue... menyalahkan keluarga dan orang2 sekitar
lo rela menentang semua arus, demi berjalan ke suatu arah yang gelap... yang tak berujung.. yang lo juga ga tau apakah di ujung sana akan ada sinar yg bisa membuat lo bahagia atau jurang kematian d ujung sana...
kita berteman baik sudah bertahun2..
tapi setelah gue berpikir lama dan gue merenung..
lo ga hanya menganggap gue sebagai teman baik..
tapi lo menganggap gue sekaligus sebagai seorang kompetitor..
menyedihkan..
mungkin orang akan tertawa mendengar semua ini...
mendengar persahabatan yang tidak sehat ini..
lo merasa insecure dengan keadaan ini dan lo berteriak kencang kalo semua ini tidak adil...
dan lo tau, lo tidak bisa menumpahkan kemarahan lo kepada lingkungan karena dalam hati kecil lo tau kalo mereka benar...
dan lo selalu menumpahkan kemarahan itu ke gue...
dan gue selalu diam dan selalu menyediakan bahu untuk lo menangis...
kalo lo bilang dan orang2 d sekitar bertanya ... persahabatan selalu saling memaafkan ..
gue tau..
coba lo review kembali semuanya
dari awal2 persahabatan kita...
berapa puluh kali lo marah2 hanya karena hal yg ga perlu?
dan lo selalu salah sangka?
dan berpuluh puluh kali pula gue diam...
jangan kira saat ini gue emosi, maka gue menumpahkan semua ini berdasarkan emosi dan kemarahan belaka...
tidak... tidak....
kalo lo bisa ingat.. kejadian itu hari selasa 13 November 2007.... lo yang menghancurkan semuanya ini, lo lebih memilih untuk menyakiti orang2 yang sayang lo demi melewati lorong gelap itu....
saat ini..
biarkan gue menjauh dari persahabatan ini..
karena gue sudah amat muak dan cape menghadapi semua kelakuan elo
seorang yang egois dan tidak berani menghadapi kenyataan...
from : inda...
nb: gue tidak kenal dan tidak mao berinteraksi dengan lorong kegelapan yg sedang lo tempuh.. karena gue tidak ada untung ato ruginya...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment