Tuesday, July 24, 2007

Puluhan tahun bahkan ratusan tahun dia hidup sebagai malaikat yang terkurung dalam tubuh manusia....
tubuh yang mengenal rasa sakit saat terluka,
rasa sedih saat merindukan sahabat di surga,
rasa letih disaat butuh istirahat dan
rasa lapar disaat tidak makan.


Akhirnya, dia bertemu dengan seorang gadis cantik yang tampak begitu menarik perhatiannya.
Seorang gadis yang mampu menggerakkan hatinya untuk berbuat apa saja demi kebahagiaan gadis itu.


Namun, takdir berkata lain..
Sang gadis tidak berumur panjang dan tewas menggenaskan ditangan perampok...hilang dan meninggalkan malaikat itu.
Gadis itu meninggal didalam pelukkannya...


1 tetes air mata mengalir...
tidak terjadi apa-apa...namun, disaat sana malaikat menghela nafas diiringi kertakkan gigi dibalut bibir yang bergetar.
Langit terbuka dan tampak sebuah jalan "pulang" baginya ke surga...
helaan nafas penuh emosi yang disebut cinta, tanpa sadar telah membuat surga tergugah dan menganggap malaikat itu sudah mempelajari arti cinta.


Sang malaikat berdiri, tanpa disadari sepasang sayap telah hadir kembali di pundaknya...sebuah lingkaran keemasan sudah menghiasi kepalanya...


Dia telah kembali menjadi wujudnya yang semula,
malaikat penuh dengan cahaya kedamaian dan kebahagiaan...
namun air mata tidak berhenti mengalir dari pelupuk matanya.....
dia tertunduk sambil memandangi wajah gadis yang dicintai...wajah yang makin lama terlihat semakin memucat dan seolah akan segera hilang dari pandangannya.


...."sretttt...." satu sayatan yg dalam mengiris lehernya....tangannya menggenggam pecahan kaca dan mengiris tenggorokkannya sendiri.


Darah mengalir deras...terlihat cipratan darah saat dia menengadah ke langit dari lehernya yang terbelah.
Matanya menatap damai ke surga...entah wajah siapa yang dia pandangi, tapi bibirnya melukiskan sebuah senyuman penuh kemenangan...


"Aku sudah mempelajari arti cinta....walaupun cinta baru bias kupahami disaat orang yang kucintai pergi meninggalkan aku?"


"....sejak aku mengenal cinta, tak ada lagi kampung halaman, tak ada lagi teman sejati, dan tak ada lagi kedamaian surga.


Biarlah aku mati sebagai manusia, agar aku bisa bersama dengan gadis yang kucintai di dunia kematian...."


Cinta hanya bisa dirasakan saat kita merasa kehilangan,
Cinta tidak pernah eksis karena kau harus segera melupakannya disaat kau baru menyadarinya.
Cinta hanyalah kata kosong yang tidak pernah bisa abadi...
hanya kebohongan kata-kata yang sering mengatas namakan Cinta.
Bila suka bilang saja suka,...
bila sayang bilang saja sayang,...
karena disaat kau mengatakan Cinta, maka sesungguhnya cinta yang abadi tak akan pernah bisa kau rasakan...

No comments: