berapa hari ini, emosi gue serasa jungkir balik
gue hampir hampir kehilangan orang yang sangat berarti buat gue
hanya karena gue manganggap dia sebagai "best friend"
hanya karena gue tidak berani berpikir macem2 daripada merusak yang selama ini telah terjalin dengan sangat baik..
hanya karena tidak ada omongan apa2 dari dia..
padahal dia sudah menjadi teman teramat baik dalam setahun terakhir ini..
temen yg selalu menjadi tempat berbagi rasa seneng, rasa kecewa, rasa sedih n sakitnya gue
dia yang selalu menyediakan waktu setiap malem di tengah kesibukan dia buat gue, cm buat ngobrolin hal ga penting...
bersama dia, gue bisa menjadi diri gue apa adanya..
otak kinky gue, ide2 gila yang tumbuh subur kalo ngomong ma dia hihiihh
yang menjadi tempat menangis gue ketika gue kecewa dengan cowo2 yg menyebalkan selama setaon ini...
dia memilih untuk diam, n berdiri d belakang layar..
hanya memberikan support terbaik buat gue kalo gue lg d pedekate ma cowo..
sampai suatu saat ketika tanpa kata2 "i luv u"
gue menyadari kebodohan gue selama ini..
dan semua nya berubah antara gue n dia
padahal hari itu dia sudah bertekad untuk melupakan gue n itu merupakan pertemuan gue yg terakhir antara kita, dia akan menghilang dari hidup gue
thx God..
sebelom itu smua terjadi
asa itu terungkap
kalo ga betapa bodohnya kita berdua...
kita sama2 tau tau di depan kita akan banyak masalah
kita menyadari akan banyak tatapan sinis yang akan kita terima
kita mengerti akan banyak cibiran2 yang diberikan
gue ga mao menjanjikan hal2 muluk ke depannya
tapi cuma sama2 menyadari ketika Tuhan mempertemukan kita dan bisa menjadi seperti hari ini
ada rencana Tuhan buat kita
dan kembali berharap campur tangan Tuhan buat hubungan kita ke depannya...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment